Bogor, MDTV: Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta Selatan, tewas saat melakukan pendakian di Gunung Salak. Pendaki mahasiswa IISIP itu bernama Hemi Dwi Apriyanto berusia 19. Helmi tewas di puncak Gunung Salak di ketinggian 2.221 meter dari permukaan laut.
Helmi diduga tewas karena hypotermia karena saat dia dan sembilan temannya melakukan pendakian, cuaca ekstrem tengah melanda kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Jenazah Helmi berhasil dievakuasi teman-temannya dan dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Palang Merah Indonesia, Bogor.
Jenazah Helmi telah dikebumikan di tempat pemakaman umum di dekat rumah orang tuanya di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Bogor.
Sementara itu, sembilan rekan Helmi masih mendapatkan perawatan di RS PMI karena kondisi fisik mereka melemah.
Comments
0 Comments
 
Top